Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, dia berkata, “Apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam hendak tidur, beliau akan meniupkan ke telapak tangannya sambil membaca QUL HUWALLAHU AHAD (surah Al-Ikhlas) dan mu’awidzatain (surah An-Naas dan Al-Falaq), kemudian beliau mengusapkan ke wajahnya dan seluruh tubuhnya. Aisyah berkata, “Ketika beliau sakit, beliau menyuruhku melakukan hal itu (sama seperti ketika beliau hendak tidur, -pen).” (HR. Bukhari, no. 5748)
Baca Juga: Kumpulan Doa Harian, Ini Doa agar Pikiran Tenang dan Hati Tidak Gelisah Lagi
Setelah sholat fardhu
Sesuai salat, seorang muslim dianjurkan membaca surah Al-Ikhlash, Al-Falaq dan An-Naas masing-masing sekali.
Dari ‘Uqbah bin ‘Amir, ia berkata,
أَمَرَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ أَقْرَأَ الْمُعَوِّذَاتِ دُبُرَ كُلِّ صَلَاةٍ
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan padaku untuk membaca mu’awwidzaat di akhir salat (sesudah salam).” (HR. An-Nasai no. 1336 dan Abu Daud no. 1523. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).
Yang dimaksud mu’awwidzaat adalah surah Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Hajar Al Asqolani. (Fath Al-Bari, 9:62)
Saat mengerjakan salat sunah fajar (qobliyah shubuh).
Ketika itu, Surat Al Ikhlash dibaca bersama surat Al Kafirun.
Surat Al Kafirun dibaca pada raka’at pertama setelah membaca Al Fatihah, sedangkan Surat Al Ikhlasdibaca pada raka’at kedua.
Artikel ini telah tayang di Tribun Medan dengan judul Inilah 5 Waktu Terbaik Membaca Surat Al-Ikhlas, Memiliki Keistimewaan Luar Biasa Jarang Diketahui.