Nikotin Digadang-gadang Jadi Pencegah Masuknya Covid-19 ke Dalam Tubuh, Jangan Terkecoh ini Penjelasan Ahli yang Wajib Dipahami

Senin, 02 Agustus 2021 | 17:45
freepik.com

rokok dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan

GridHype.id- Virus corona yang masih membabi buta menginfeksi banyak manusia ini membawa beragam pemberitaan yang tak kunjung usai.

Mulai dari penyebab, cara penularan, hingga pengobatan bervariasi yang beredar luas di masyarakat.

Baru-baru ini, sebuah pernyataan menarik mengenai covid-19 kembali muncul.

Penelitian di Perancis menyebut bahwa perokok lebih terlindungi dari virus corona.

Hal ini berkaitan dengan kandungan nikotin yang dipercaya mampu memblokade situs berkembangnya virus.

Dikutip dari Kompas.com (2/8/2021), penelitian yang dipimpin oleh seorang ahli neurobiology di Institur Pasteur, Jean-Pierre Changeux menduga bahwa patch nikotin mampu mencegah infeksi virus berbahaya.

Studi tersebut didasari pada anggapan bahwa nikotin menempel pada reseptor sel (ACE2) yang digunakan oleh virus corona.

Hal ini membuat mereka menganggap reseptor tersebut mampu mencegah virus untuk menempel.

Dengan demikian, para peneliti menyimpulkan bahwa virus tidak dapat memasuki sel dan tidak dapat menyebar ke dalam organisme jika nikotin menghalanginya.

Baca Juga: Punya Kebiasaan Minum Teh Setiap Hari, ini Hal Mengerikan yang Akan Terjadi Pada Tubuhmu, Yakin Masih Mau Dilakukan?

Rokok Berbahaya Bagi Paru-paru

Meski nikotin disebut mampu mencegah virus corona, namun kandung lain dalam rokok masih berpotensi membahayakan.

Dosen sekaligus peneliti tanaman herbal asal Indonesia, Dr. Fenny Yunita, Msi, PhD menanggapi penelitian tersebut.

Ia menuturkan bahwa kandungan dalam rokok sangat berbahaya dan justru mampu memperparah penyakit covid-19.

“Kandungan rokok selain nikotin itu ada tar dan juga berbagai jenis zat yang bersifat karsinogen, yang dapat menyebabkan penyakit kanker, serta kerusakan fungsi paru-paru,” jelasnya.

Klaim mengenai perokok yang berisiko kecil terkena covid-19 hanya karena perlindungan nikotin harus diteliti lebih jauh lagi.

Selain itu, Dr. Fenny mengatakan bahwa kita harus melihat studi tersebut berdasarkan cakupannya.

Baca Juga: Disebut Bisa Sembuhkan Covid-19 hingga Diburu Sampai ke Hutan, Daun ini Dikonsumsi Bareng Serai dan Jahe Merah, Fakta atau Hoax Semata?

“Kita juga harus melihat seberapa komprehensif studinya, dan seberapa luas cakupan peserta studi yang terlibat,” tuturnya.

Selain itu, klaim mengenai khasiat suatu bahan sebagai penangkal virus corona tidak dapat dilakukan dengan jangka waktu yang singkat.

Perlu waktu yang lama untuk dapat mengungkapkan fakta-fakta terkait.

Lebih lagi, ia mengatakan bahwa saat ini memanfaatkan obat herbal sebagai peningkat sistem imun menjadi cara yang tepat.

“Saat ini kita bisa memanfaatkan obat herbal untuk meningkatkan sistem imun tubuh,” tambahnya.

Baca Juga: Sempat Berhasil Tangani Penyebaran Covid-19 di Negaranya, Kini Pemerintah China Kewalahan Akibat Lonjakan Kasus Varian Delta di 14 Provinsi

(*)

Editor : Ngesti Sekar Dewi

Sumber : Kompas.com

Baca Lainnya