Follow Us

Polisi Bongkar Sindikat Penipuan Alat Medis untuk Covid-19 Jaringan Internasional, Nilai Kerugiannya Capai Rp 276 Miliar

Nabila N C, None - Kamis, 17 Desember 2020 | 20:15
Ilustrasi rapid test antigen
Kompas.com

Ilustrasi rapid test antigen

GridHype.ID - Belakangan pemerintah tengah menghadapi persoalan pelik dalam penanggulangan Covid-19.

Bahkan beberapa waktu lalu, KPK berhasil melakukan operasi tangkap tangan korupsi Bantuan Sosial Covid-19.

Kini, ditemukan sindikat rapid test Internasional.

Baca Juga: Miris, Seorang Pria Tega Siram Istrinya dengan Cairan Asam Gegara Tak Mau Layani Teman-temannya

Tidak terbayangkan begitu banyak keraguan tentang hasil rapid test Covid-19, muncul baru ada sindikat tentang rapid test.

Mengutip WARTAKOTALIVE.COM menyebutkan bahwa Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri membongkar jaringan penipu internasional modus Bussiness Email Compromise (BEC) dengan nilai kerugian mencapai ratusan miliar.

Upaya cepat itu dilakukan karena penipuan terkait dengan alat medis untuk Covid-19 seperti alat rapid test, monitor covid, hingga ventilator.

Baca Juga: Sule Sebut Teddy Mulai Menjual Satu per Satu Harta Warisan Lina Jubaedah, Teddy Akui Ketakutan: Taruhannya Nyawa Sekarang

Upaya pengungkapan kasus oleh Bareskrim ini membutuhkan waktu sekitar sebulan.

Sementara sindikat penipuan jaringan Internasional ini melibatkan sejumlah negara, Italia, Argentina, Jerman, Belanda dengan nilai kerugian Rp276 miliar.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Brigjen Helmy Santika menjelaskan kasus tersebut berawal pada 3 November 2020.

Baca Juga: Hotman Paris Enggan Jadi Kuasa Hukum Habib Rizieq Meski Didesak Banyak Pihak, Ternyata Ini Alasannya

Source : Sripoku.com

Editor : Hype

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

Latest

Popular

Tag Popular