Follow Us

facebookinstagramyoutube_channeltwitter

Ternyata Seperti Ini Kebijakan Karantina Wilayah di Belanda yang Bakal Diadopsi di Indonesia

None, Nabila Nurul Chasanati - Senin, 30 Maret 2020 | 13:45
Ilustrasi negeri Belanda
Pexels

Ilustrasi negeri Belanda

Sebelumnya, diberlakukan hingga 6 April 2020. Perpanjangan ini bertujuan untuk menahan penyebaran virus corona lebih luas.

Pengumuman ini disampaikan pada Senin (23/3/2020) dalam sebuah konferensi pers.

"Langkah ini akan sangat berdampak. Namun, kami tidak memiliki pilihan lain jika ingin menghentikan virus ini," kata Menteri Kehakiman Ferd Grapperhaus.

Sementara, Perdana Menteri Mark Rutte mengingatkan, jika larangan tidak bekerja maka langkah selanjutnya adalah lockdown total.

"Saya berharap itu (lockdown total) tidak dibutuhkan," tambah Rutte.

Baca Juga: Kesaksian Warga Surabaya Berjuang Lawan Covid-19 Hingga Sembuh : Saya Sudah Lemas, Dada Kanan Warnanya Abu-abu

Aturan ini berlaku untuk seluruh jenis pertemuan termasuk dengan anggota kurang dari 100 orang, sebagaimana diumumkan oleh pemerintah Belanda sebelumnya.

Toko-toko dan transportasi umum juga harus memberlakukan kebijakan untuk membuat orang-orang menjaga jarak sejauh 1,5 meter, termasuk pembatasan masuk jika diperlukan.

Melansir Reuters, kini, polisi telah diberikan kuasa untuk menghentikan kelompok-kelompok dengan lebih dari tiga orang yang tidak menjaga jarak di publik, kecuali jika mereka adalah anggota keluarga yang sama.

Adapun denda yang dikenakan berkisar dari 400 euro untuk individu hingga 4.000 euro untuk perusahaan. Rutte menggambarkan langkah ini sebagai sebuah " lockdown yang ditargetkan".

Baca Juga: Kasus Terus Bertambah Tiap Harinya! Dua Sosok Ini Malah Sebut Virus Corona Tak Akan Bertahan Lama dan Segera Berakhir

Rutte menggambarkan langkah ini sebagai sebuah " lockdown yang ditargetkan". Hingga Senin (30/3/2020), jumlah kasus infeksi virus corona Covid-19 di Belanda adalah sebanyak 10.930 kasus dengan 772 orang meninggal dunia, dan 253 pasien dinyatakan sembuh.

Source : Kompas.com

Editor : Hype

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

slide 5 to 7 of 7

Latest

Popular

Tag Popular

x