Find Us On Social Media :

4 Dampak Buruk Kol Goreng bagi Kesehatan Tubuh, Salah Satunya Bisa Picu Penyakit Mematikan Ini

Jadi pendamping sajian ayam geprek, konsumsi kol goreng picu penyakit berbahaya.

GridHype.ID - Bagi penggemar ayam geprek ataupun pecel lele, tentu sudah tak asing lagi dengan menu kol goreng bukan?

Pasalnya, di beberapa warung tersebut, biasanya menyediakan beberapa sayuran yang disajikan dengan cara digoreng.

Salah satunya yakni kol goreng.

Siapa sangka kol goreng digemari oleh banyak orang, bahkan jadi menu andalan saat memesan makanan di warung ayam geprek ataupun pecel lele.

Menyantap kol goreng dengan nasi hangat bersama lauk dan sambal tentu menggugah selera.

Selain rasanya yang enak, memakan sayur mayur sebenarnya sangat bagus untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

Bahkan sejak dulu, sayuran juga menjadi bagian tak terpisahkan dari 4 sehat 5 sempurna.

Yakni nasi, lauk pauk, sayur-mayur, buah-buahan dan susu.

Baca Juga: Sering Jadi Teman Ayam Goreng dan Sambel, Siapa Sangka Makan Kol Goreng Justru Bakal Picu 3 Hal Berbahaya yang Bakal Rusak Tubuh ini

Mengutip laman Prodi Gizi Universitas Darussalam Gontor gizi.unida.gontor.ac.id via Kompas.com, sayur kol mengandung banyak vitamin. Antara lain vitamin A, B1, B2, B6, E, C dan K.

Selain itu sayuran dengan tekstur berlapis ini juga memiliki mineral yang dibutuhkan oleh tubuh.

Seperti Kalsium, Zat Besi, Yodium, Kalium, Belerang, Fosfor Dan Folat.

Namun nutrisi dalam sayuran kol ini langsung sirna jika disajikan dengan cara digoreng.

Karena rasa yang dihasilkan kol setelah digoreng menjadi gurih dan manis.

Sensasi renyah, krispi dan kriuknya tentunya membuat orang ketagihan.

Namun dengan mengoreng dengan suhu tinggi dan dengan minyak goreng yang digunakan berulang kali justru malah menghasilkan beragam dampak buruk bagi kesehatan tubuh.

Inilah 4 dampak buruk konsumsi kol goreng bagi kesehatan tubuh, seperti dikutip dari SajianSedap.com:

Baca Juga: Kol Goreng Nan Lezat Rupanya Bisa Jadi Racun Mematikan, Ini Bahaya yang Harus Kamu Pahami

1. Menambah jumlah kalori

Pada dasarnya, kol merupakan salah satu jenis sayuran yang rendah kalori.

Setengah bonggol kol mentah seberat 100 gram hanya mengandung 22 kalori.

Hal ini lantaran sekitar 92 persen dari seluruh bobot kol adalah air.

Akan tetapi, ketika kol digoreng, kalori yang terkandung di dalamnya seketika akan melonjak tinggi.

2. Merusak kandungan nutrisi

Kol sangat kaya akan nutrisi, seperti protein, lemak, dan karbohidrat.

Sayuran ini juga kaya akan serat, mulai dari vitamin C, K, dan B kompleks, serta mineral seperti kalsium, fosfor, dan mangan.

Sayangnya, proses menggoreng dengan suhu yang tinggi justru bisa merusak nutrisi kol.

Mengukus, merebus, dan menumis adalah cara masak yang lebih baik untuk menjaga nutrisi sayuran, termasuk kol.

Baca Juga: Jangan Terlalu Sering Makan Kol Goreng, Bisa Jadi Pemicu Penyakit Mematikan ini, Mulai dari Jantung Hingga Kanker

3. Meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke

Walaupun enak, kol goreng ternyata bukan makanan yang baik untuk jantung.

Saat dipanaskan melampaui titik asapnya, struktur kimia minyak akan berubah.

Pengolahan berulang dengan minyak yang sama juga dapat mengubah minyak menjadi lemak trans.

Lemak trans adalah lemak jahat yang bisa meningkatkan kolesterol jahat dan memicu pembentukan plak pada pembuluh darah.

Lama kelamaan, plak tersebut pun bisa menghambat aliran darah, sehingga menyebabkan stroke, penyakit jantung, dan serangan jantung.

4. Meningkatkan risiko kanker

Kol memiliki senyawa antikanker yang disebut sulphoraphane.

Sulphoraphane bekerja dengan menghambat enzim histone deacetylase.

Enzim ini berperan dalam perkembangan berbagai jenis kanker, mulai dari kanker kulit, pankreas, hingga prostat.

Sayangnya, proses pengolahan kol goreng justru bisa menyebabkan pembentukan senyawa acrylamide yang bersifat karsinogenik (memicu kanker).

Acrylamide memiliki peran dalam perkembangan kanker rahim, ovarium, paru-paru, ginjal, dan kerongkongan.

Nah, setelah mengetahui dampak buruknya, apakah kamu masih mau mengonsumsi kol goreng?

Baca Juga: Sering Dicabut hingga Berakhir di Tempat Sampah, Siapa Sangka Tanaman Liar Ini Ternyata Bisa Atasi Sederet Penyakit Berikut

(*)