GridHype.ID – Jika seorang pencuri tertangkap basah saat melakukan aksinya sewajarnya pencuri tersebut akan dihakimi dan diserahkan ke pihak yang berwenang bukan?
Namun lain cerita jika pencuri tersebut tertangkap di salah satu desa di Nusa Tenggara Timur ini.
Alih-alih mendapat bogem mentah atau dibawa ke kantor polisi untuk dihukum, di desa ini pencuri yang tertangkap justru diberikan modal agar tak mencuri lagi.
Berikut ini kisahnya seperti dilansir dari tribunnews.com:
Ketika ditanya nama Boti, warga Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) biasanya langsung mengernyitkan dahi.
Mereka lantas menyebut, Boti adalah kawasan terpelosok nan terisolir di Pulau Timor.
Namun dari Boti juga, sangat masyhur Raja Boti yang terkenal penuh kewibawaan.
Sebagian besar warga Kupang maupun warga di Kabupaten lain di Pulau Timor, tahu tentang Boti.
Boti adalah nama suku keturunan dari suku asli pulau Timor, Atoni Metu.
Wilayah Boti terletak sekitar 40 km dari kota kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), So’e. Secara administratif kini menjadi Desa Boti, Kecamatan Kie.