Pemerintah Izinkan Kegiatan Mudik Lebaran 2022, ini Aturan yang Harus Diterapkan Pemudik dengan Mobil Pribadi

Minggu, 27 Maret 2022 | 12:30
kompas.com

Antrean kendaraan pemudik terjadi di gerbang pintu keluar Tol Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Selasa (14/7/2015) pada tiga hari menjelang Hari Raya Idul Fitri. Antrean kendaraan ini mengakibatkan kemacetan sepanjang 2 kilometer. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO(KRISTIANTO PURNOMO)

GridHype.id- Beberapa waktu lalu pemerintah mengumumkan jika mudik lebaran 2022 boleh dilaksanakan.

Hal ini tentu berbeda dari dua tahun sebelumnya dimana pemerintah harus melarang kegiatan mudik lebaran guna menekan laju penularan Covid-19.

Meski demikian, tetap ada beberapa aturan yang diterapkan bagi para pemudik tahun 2022 ini.

Syarat bagi pemudik yakni telah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap ditambah booster.

"Dengan syarat sudah mendapatkan dua kali vaksin dan satu kali booster serta tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat," kata Jokowi dalam keterangan video yang diunggah kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (23/3/2022).

Menanggapi pernyataan Presiden, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin lantas menyampaikan sejumlah aturan bagi para calon pemudik tahun ini yang menggunakan moda transportasi massal dan kendaraan pribadi.

Menurut Budi, pemerintah tidak mewajibkan melampirkan hasil negatif Covid-19 melalui tes antigen atau PCR khusus bagi calon pemudik yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga atau booster.

Kebijakan itu akan diberlakukan bagi penumpang transportasi umum dan kendaraan pribadi.

Adapun bagi calon pemudik yang baru mendapatkan satu atau dua dosis vaksin, Budi menyatakan, pemerintah tidak melarang mereka untuk mudik.

Baca Juga: Jokowi Izinkan Mudik Lebaran, Masyarakat yang Belum Terima Vaksin Booster Tetap Boleh Mudik, Asal Penuhi Dua Syarat ini

Namun, syarat perjalanan mudik Lebaran tahun 2022 yang diberlakukan akan lebih ketat dari yang sudah mendapatkan vaksinasi booster.

"Kalau yang belum booster, kalau dia baru divaksinasinya dua kali harus tes antigen," kata Menkes dalam konferensi pers virtual, Rabu (23/3/2022).

Budi mengatakan, bagi calon pemudik yang baru mendapatkan satu dosis vaksin Covid-19 diwajibkan melakukan tes PCR terlebih dulu sebelum memulai perjalanan.

Pemeriksaan Aturan resmi terkait pelaksanaan mudik Lebaran 2022 nantinya akan dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Menteri

Perhubungan dan SE Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Menurut Budi, pemeriksaan status vaksinasi bagi para calon pemudik pada Lebaran tahun ini akan dilakukan dengan dua cara.

Pertama, pemeriksaan status bagi pemudik yang melakukan perjalanan menggunakan transportasi umum akan dilakukan ketika akan naik ke moda yang digunakan.

Kedua, bagi pelaku perjalanan mudik yang menggunakan kendaraan pribadi maka pemeriksaan akan dilakukan secara acak (random checking).

Baca Juga: PCR dan Antigen Tak Lagi Diwajibkan Saat Berpergian, Mungkinkan Mudik Lebaran 2022 Diizinkan, ini Kata Ahli

(*)

Editor : Ngesti Sekar Dewi

Baca Lainnya