Bisa Menyerang Siapa Saja, Lalu Apa Perbedaan Kanker Payudara pada Laki-laki dan Perempuan?

Selasa, 21 Desember 2021 | 05:30
alodokter.com

kanker payudara dapat menyerang pria

Gridhype.id- Kanker payudara yang merupakan salah satu penyakit mengerikan tentunya menjadi momok bagi kebayakan orang.

Kanker jenis ini memang identik dididap wanita.

Namun tahukah Anda jika kanker payudara bisa diderita oleh laki-laki?

Ya, kanker payudara juga bisa dialami oleh laki-laki.

Oleh sebab itu, taka da salahnya untuk lebih waspada dan mengenali kondisi fisik secara detil.

Meskipun kasusnya tak sebanyak wanita, laki-laki tidak sepatutnya mengabaikan penyakit yang satu ini.

Dilansir dari klikdokter.com, BerdasarkanAmerican Cancer Society (ACS), sebanyak 1 dari 8 orang perempuan berisiko tinggi terkena kanker payudara.

Di Amerika Serikat, diperkirakan sekitar 281.550 perempuan terjangkit jenis keganasan ini pada tahun 2021.

Sementara itu, kanker payudara lebih jarang menjangkiti laki-laki.

Pada tahun yang sama, kanker payudara diidap sekitar 2.650 laki-laki.

Lantas, apa perbedaan kanker payudara pada perempuan dan laki-laki? Yuk cari tahu.

Pada dasarnya, kanker payudara pada laki-laki dan perempuan sama-sama menimbulkan gejala bejolan di sekitar putting.

Benjolan inilah yang nantinya bisa menyebabkan perubahan pada area putting, misalnya seperti ruam, gatal, menebal, mengeras, atau bersisik.

Adapun perbedaan kanker payudara pada laki-laki dan perempuan dapat diketahui dari faktor risikonya.

Baca Juga: Jadi Penyakit Paling Ditakuti karena Bisa Merenggut Nyawa, Kanker Payudara Berpengaruh pada Seksualitas

Faktor Risiko Kanker Payudara pada Perempuan:

  • Kanker payudara pada wanita berisiko dialami oleh mereka yang menstruasi sebelum usia 1 tahun dan menopause setelah usia 55 tahun.
  • Perempuan yang tidak pernah melahirkan lebih berisiko terkena kanker payudara. Risiko ini juga dapat dialami oleh wanita yang melahirkan pertama kali di usia yang sudah tua.
  • Jaringan payudara padat. Wanita dengan jaringan payudara yang lebih padat memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena kanker payudara. Jaringan yang padat juga mempersulit proses deteksi kanker.
Faktor Risiko Kanker Payudara pada Laki-laki:

  • Sindrom Klinefelter. Sindrom ini memiliki lebih banyak kromosom X dan kadar esterogen yang lebih tinggi disbanding orang normal.
  • Mutasu Genetik. Laki-laki yang mengalami mutasi gen CHEK2, PTEN, dan PALB memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara.
  • Kondisi Testis. Beberapa kondisi testis yang memperngaruhi peningkatan risiko kanker payudara yaitu testis tidak turun, riwayat testis perah diangkat melalui operasi, dan riwayat gondok.
Untuk mengatasi terjadinya risiko buruk akibat kanker payudara, laki-laki dan perempuan sangat dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan mandiri secara rutin,

Hal ini bertujuan untuk mengenali perubahan yang mungkin terjadi.

Semakin dini gejala terdeteksi, maka semakin tinggi tingkat kesembuhan pasien.

Baca Juga: Kanker Payudara Bisa Sebabkan Kematian, Inilah 5 Makanan yang Sebaiknya Dihindari oleh Pasien

(*)

Editor : Nailul Iffah

Baca Lainnya