Hindari Sebelum Menyesal, Kesalahan Memasak Nasi dengan Rice Cooker Ini Ternyata Bisa Mengancam Jiwa Seisi Rumah

Minggu, 08 Agustus 2021 | 08:30
Freepik

Ilustrasi masak nasi di rice cooker

GridHype.ID -Hampir di setiap rumah pastinya memiliki rice cooker bukan?

Pasalnya, rice cooker salah satu alat untuk menanak nasi.

Menambahkan dari Kompas.com, rice cooker merupakan salah satu peralatan masak yang hampir ada di setiap rumah.

Peralatan ini memudahkan siapa saja untuk memasak nasi.

Hanya dengan menambahkan beras dan menuangkan air secukupnya, kamu sudah bisa memasak nasi yang hangat dan pulen.

Kehadiran rice cooker tentunya memudahkan kita dalam memasak nasi.

Apalagi nasi seperti nasi putih merupakan makanan favorit orang Indonesia.

Bahkan tak sedikit orang yang makan harus dengan nasi.

Jika tidak, santapan kita terasa kurang lengkap karena tidak ada nasi putih.

Karena itu, rice cooker menjadi penting untuk dimiliki setiap rumah.

Meski memasak nasi di rice cooker tampak mudah, rupanya ada saja orang yang melakukan kesalahan.

Melansir bodyandsoul via SajianSedap.com, penelitian yang dilakukan baru-baru ini menemukan fakta bahwa nasi yang tidak dimasak dengan benar mengandung logam arsenik berbahaya.

Logam ini disebut bisa mengganggu sistem reproduksi dan dapat menyebabkan kanker!

Dalam pertemuan Merck Foundation di Mesir, para ahli membahas bagaimana beras bisa membawa logam arsenik.

Nah, logam inilah yang bisa masuk ke dalam tubuh jika nasi tidak diolah dengan benar.

Pada akhirnya, kanker pun bisa mejangkiti tubuh kita.

Baca Juga: Jadi Menu Kesukaan Keluarga, Nasi Goreng Bisa Berbahaya Jika Dikonsumsi Bareng Makanan Ini

Kesalahan saat masak nasi

Yang secara alami, arsenin umumnya ditemukan di tanah dan air tanah, dan sering digunakan untuk mengairi biji-bijian di musim kemarau.

Africa Fertility Society President, Profesor Oladopo Ashiru menjelaskan, sejumlah besar logam di tanah mudah diserap oleh manusia ketika mereka mengonsumsi biji-bijian.

"Logam arsenik menurunkan kadar progesteron tetapi meningkatkan estrogen, merusak ovulasi dan menurunkan fungsi tiroid, yang semuanya merupakan penyebab fibroid dan infertilitas," katanya.

Dalam hal ini, fibroid yang dimaksud adalah tumor non-kanker.

Di mana ini dapat muncul di jaringan di sekitar rahim dan lapisan otot rahim, sehingga dapat mengganggu produksi kesuburan.

Ukuran tumor ini pun dapat bervariasi, dari seukuran kacang hingga sebesar melon.

Menurut Women's Health Queensland, sekitar 40 persen wanita Australia yang berusia di atas 40 tahun memiliki satu atau lebih fibroid.

Kemudian meningkat menjadi 70 persen pada usia 50 tahun.

Angka-angka ini dapat cenderung meningkat bila mengonsumsi nasi yang tidak dimasak dengan tepat dan benar.

Baca Juga: Kesalahan Masak Nasi dengan Rice Cooker yang Bisa Bawa Malapetaka, Hindari Sebelum Menyesal

Maka dari itu perhatikan cara memasak nasi agar bisa matang dengan sempurna.

Untuk mengurangi jejak logam arsenik, beras harus direndam semalaman sebelum dimasak.

Pastikan perbandingan air dan beras 5:1.

Para peneliti mengatakan, meski terlihat lama dan memakan waktu, namun cara ini akan mengurangi tingkat bahan berbahaya hingga lebih dari 80 persen.

Sementara itu, Profesor Andy Meharg dari Queen's University Belfast mengungkapkan, rasio normal dari satu cangkir beras dan dua cangkir air dinilai berbahaya.

Hal ini dikarenakan air hanya akan meresap.

"Saya tahu metode perendamannya membosankan tetapi itu untuk kesehatan kita, karena rasio satu banding dua sangat berbahaya," jelasnya.

Profesor Oladopo Ashiru menambahkan, merebus dan menuangkan air kemudian merebusnya kembali dapat mengurangi kandungan arsenik secara signifikan.

Tidak hanya itu, Profesor Andy Meharg juga mengatakan nasi yang tidak dimasak dengan benar sama bahayanya dengan merokok.

Bahkan dapat meningkatkan peluang terkena penyakit kanker.

"Tergantung pada dosis, semakin banyak kita makan, akan semakin tinggi risiko," paparnya.

Baca Juga: Satu Indonesia Baru Tahu, Masak Nasi di Rice Cooker dengan Cara ini Ternyata Berbahaya, Jangan Lakukan Lagi Jika Masih Sayang Nyawa Seisi Rumah

(*)

Editor : Helna Estalansa

Sumber : Kompas.com, sajiansedap.com

Baca Lainnya