Jangan Panik! Ini 3 Tips Atasi Stres karena Virus Corona

Rabu, 25 Maret 2020 | 18:25
foto : psychologytoday.com

Ilustrasi stress

GridHype.ID - Tak dapat dipungkiri, meningkatnya jumlah orang yang terinfeksi virus corona menyebabkan kepanikan.

Masyarakat panik bila penyebaran corona semakin mengganas.

Sebab, di hari pertama kemunculan virus tersebut di Indonesia, banyak orang lakukan 'panic buying' hingga menyebabkan masker dan hand sanitizer mengalami kekurangan stok di pasaran.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga. menyarankan untuk jangan merokok, batasi minum alkohol, olahraga, dan tidak terlalu banyak mengkonsumsi berita.

Baca Juga: Tunda Tur Dunia Akibat Corona, BigHit Entertainment Usahakan BTS Konser Lagi di Seoul

Tiga hal tersebut direkomendasikan agar seseorang bisa tetap sehat secara fisik dan mental saat tinggal di bawah karantina, selama pandemi virus corona baru (covid-19).

Nah kalau kamu adalah salah satu orang yang mengalamani stres dalam menghadapi wabah COVID-19, jangan khawatir.

Dikutip dari Kompas.com, ini lah beberapa tips untuk membantu masyarakat menangani stres karena virus corona.

Baca Juga: Jangan Salah Kaprah! Minum Air Putih Bukan Untuk Basmi Virus Corona tapi Bantu Imun Tubuh

Batasi berita dan filter informasi Mendapatkan informasi merupakan hal yang penting, tapi membatasi asupan berita di saat pandemi tak kalah pentingnya untuk mengurangi perasaan panik dan cemas. Caranya, batasi jumlah waktu untuk membaca atau menonton hal-hal yang tidak membuat kita merasa lebih baik. Tak lupa, cari waktu-waktu tertentu untuk memeriksa berita yang penting dan betul-betul dibutuhkan.

Baca Juga: 4 Pemutih Pakaian ini Bisa Kita Sulap Jadi Cairan Disinfektan Untuk Sterilkan Rumah dari Virus Corona, Begini Caranya

Menyaring informasi yang belum terkonfirmasi di media sosial atau aplikasi perpesanan juga menjadi salah satu alternatif terbaik. Sebaiknya, kamu juga mencari fakta tentang Covid-19 serta memahami risiko aktual untuk diri sendiri dan orang-orang yang kita sayangi. Hal itu seperti yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) agar lebih banyak mencari fakta dibandingkan rumor atau disinformasi.

Baca Juga: Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Media Makeup? Begini Penjelasan Pakar Kecantikan Istirahat dari media sosial Saat menjalani masa penguncian dan social distancing, media sosial banyak dipenuhi oleh orang-orang yang mengisi waktu mereka untuk menghilangkan kejenuhan. Namun, tak adanya sensor di media sosial justru bisa menjadi bumerang bagi seseorang. "Sebulan yang lalu saya mengklik tagar dan melihat semua sampah konspirasi yang tak terverifikasi. Itu membuat saya sangat cemas dan sangat putus asa," kata Alison, seorang pria dari Manchester, dilansir dari BBC.

Baca Juga: Banyak Dokter Meninggal Akibat Virus Corona yang Mematikan, Dokter Reisa Broto Asmoro: Jangan Angkuh

Untuk itu, beberapa cara yang bisa dilakukan adalah membisukan kata-kata tertentu di media sosial Twitter yang memicu kecemasan, berhenti mengikuti akun provokatif, atau bahkan menonaktifkan akun. Selain itu, membisukan grup WhatsApp serta menyembunyikan pos dan umpan di media sosial juga bisa dilakukan jika hal itu dirasa terlalu berlebihan.

Agar tetap terhubung dengan orang lain, kita bisa melakukan panggilan video bersama melalui sejumlah aplikasi.

Baca Juga: Jangan Sampai Keliru, ini Perbedaan Batuk Karena Gejala Corona dengan Batuk Biasa

Tetap Terhubung dan Menyibukkan Diri Masa karantina yang mencegah seseorang untuk melakukan pertemuan dengan keluarga atau kolega mungkin akan membuat seseorang merasa bosan.

Agar tetap terhubung dengan orang lain, kita bisa melakukan panggilan video bersama melalui sejumlah aplikasi. "Setujui waktu check-in secara teratur dan usahakan agar tetap terhubung dengan orang-orang di sekitar Anda," kata Juru Bicara Badan Amal Kesehatan Mental Mind Rose Weatherley. Baca Juga: Miliki 6 Anak dari Tiga Bapak yang Berbeda, Ayu Azhari Bagikan Suara Merdu Putra Bungsunya Saat Kumandangkan Adzan di Tengah Mewabahnya Virus Corona

Selain itu, menjaga agar tetap sibuk juga penting bagi orang dewasa dan anak-anak di rumah. Weatheley menyarankan agar melakukan keseimbangan antara rutinisas dan memastikan setiap hari memiliki variasi baru.

Artikel ini telah tayang di Nakita.ID dengan judul Harus Tetap Jaga Kesehatan Mental, Ini Cara Efektif Lawan Stres di Tengah Pandemi Penyebaran Virus Corona

(*)

Editor : Nailul Iffah

Sumber : Nakita.ID

Baca Lainnya