Follow Us

Faktor Keturunan Bisa Jadi Penyebabnya, Inilah 4 Hal Seseorang Berisiko Tinggi Alami Depresi

Helna Estalansa, None - Jumat, 20 Januari 2023 | 18:00
Ilustrasi depresi.
pixabay

Ilustrasi depresi.

GridHype.ID - Depresi menjadi salah satu gangguan kesehatan mental yang cukup banyak dialami orang-orang.

Depresi juga bisa menyerang siapa saja, tanpa pandang bulu.

Baik tua maupun muda, semua bisa mengidap depresi.

Sebagaimana diketahui, depresi dapat rentan dialami oleh banyak orang dengan beragam latar belakang, usia hingga kondisi sosial ekonomi.

Namun, apakah depresi juga bisa diturunkan dari keluarga, dan seperti apa faktor risikonya?

Seperti dikutip dari Live Science, Rabu (18/1/2023), untuk mendiagnosis bahwa seseorang mengalami gangguan depresi, maka dokter mungkin akan bertanya beberapa hal kepada pasien.

Dokter biasanya akan menanyakan tentang suasana hati, pola perilaku makan dan tidur, hingga riwayat kesehatan keluarga atau pun adakah pikiran untuk bunuh diri.

Selain itu, dokter juga mungkin akan meminta pasien untuk melaporkan gejala depresi yang dialami melalui sebuah kuesioner.

Bagaimana diagnosis pasien depresi?

Dr. Deborah Lee, seorang dokter medis dan penulis untuk Dr Fox Online Pharmacy di Inggris mengatakan diagnosis depresi dibuat pada saat seseorang merasa sedih dan merasa putus asa dalam waktu yang cukup lama, bisa berminggu-minggi atau bahkan berbulan-bulan.

Menurut pedoman American Psychiatric Association, orang yang didiagnosis mengalami gangguan kesehatan mental ini, setidaknya menunjukkan lima atau lebih tanda-tanda depresi selama dua minggu.

Baca Juga: Satu Indonesia Wajib Tahu, Ternyata Ini Gejala Depresi yang Harus Diwaspadai, Nomor 4 Bikin Syok

Source : Kompas.com

Editor : Hype

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

Latest

Popular

Tag Popular