Kapolsek Wagir AKP Sri Widya Ningsih mengatakan, perceraian kedua korban diputuskan hari ini (Selasa).
Adanya orang ketiga diduga menjadi penyebab retaknya hubungan rumah tangga pasutri ini.
"Diduga ada ketidakharmonisan dalam keluarga. Karena proses cerai.
Hari ini sebenarnya putusan terakhir sidang di pengadilan," kata Sri, Selasa (10/3/2020), dikutip dari SURYAMALANG.com.

Surat sepasang suami istri di Malang yang bunuh diri untuk anaknya
Pasca-kejadian itu, hingga kini, polisi belum bisa menjelaskan secara pasti penyebab pasutri ini bisa tewas secara bersamaan.
Sebelum ditemukan tewas, pasutri ini meninggalkan surat wasiat kepada anaknya yang berbunyi korban tak ingin diotopsi.
Adanya surat itu membuat keluarga percaya akan surat tersebut.
Baca Juga: Mirip Telur Kodok, Biji Selasih Ternyata Bermanfaat Bagi Tubuh! Salah Satunya Mengobati Asam Lambung
"Tadi kenapa tidak mau divisum dan dibuatkan surat pernyataan, dengan tanda tangan kepala desa untuk tidak dilakukan otopsi.
Kami juga tidak tahu, karena mulut korban (YI) ada buihnya.