Amit-amit Jangan Sampai Kena, Ternyata Begini Tanda Seseorang Terinfeksi Omicron BA.4 dan BA.5

Kamis, 23 Juni 2022 | 19:30
https://www.freepik.com/free-photo/woman-coughed-covered-her-mouth-with-her-hand-sat-bed_10317008.ht

Gejala umum yang sering terjadi pada pasien varian Omicron BA.4 dan BA.5

GridHype.ID -Meski angka kasus Covid-19 sudah mulai menurun, kini muncul kabar yang cukup mengejutkan.

Sebagaimana diketahui, muncul varian baru dari Covid-19 yaitu Omicron BA.4 dan BA.5.

Bahkan varian baruOmicron BA.4 dan BA.5 ini sudah terdeteksi di Indonesia.

Seperti dikutip dari GridFame.ID, saat ini subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 resmi masuk wilayah Indonesia dan menyebabkan kasus Covid kembali meningkat.

Hal ini tentu membawa sejumlah kekhawatiran terutama pada masyarakat yang sempat terpapar varian sebelumnya.

Pasalnya subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 disebut lebih menular dibandingkan dengan varian yang lalu.

Bahkan masa inkubasinya hanya membutuhkan waktu 1 sampai 3 hari untuk memunculkan gejala.

Maka dari itu kita harus benar-benar mewaspadai terhadap laju penyebaran varian baru Omicron BA.4 dan BA.5 di Indonesia.

Selain menerapkan protokol kesehatan yang ketat, ada baiknya untuk selalu update informasi terkini mengenai subvarian ini.

Baca Juga: Bikin Geger Seantero Jagat, Ada 8 Kasus Sudah Terdeteksi di Tanah Air, Menkes Sebut Waktu Ini Diprediksi Akan Jadi Puncak Omicron BA.4 dan BA.5

Terlebih mengetahui gejala-gejala umum dan sering dikeluhkan para pasien Omicron BA.4 dan BA.5.

Selain untuk kewaspadaan, dengan mengetahui gejala-gejala yang dirasakan kita bisa mengambil langkah cepat jika suatu saat merasakan sesuatu yang mengganjal di kesehatan tubuh.

Seperti apa kira-kira gejala yang ditimbulkan subvarian terbaru Omicron BA.4 dan BA.5?

Salah satu Profesor Studi gejala Covid Zoe dalam sebuah penelitian di Inggris mengatakan orang yang terinfeksi ini memiliki gejala yang berhubungan dengan usus.

“Kita tahu bahwa virus ini menyebar ke bagian tubuh berbeda, ada kemungkinan Omicron atau varian lain menyerang usus.

Dan ini tidak akan terlihat di hidung, jadi bisa saja terkena infeksi usus namun tidak terlihat positif,” jelasnya sebagaimana dikutip GridFame.id dari The Sun.

Dari data yang dirangkum ini sejumlah tanda Omicron BA.4 dan BA.5 yang sering dilaporkan

Pertama akan keluar keringat malam, kehilangan nafsu makan, muntah-muntah, pingsan, kabut otak, ruam kulit, kabut otak.

Kemudian para pasien Omicron BA.4 dan BA.5 juga biasanya akan mengalami konjungtivitis, tenggorokan gatal, sakit kepala, kelelahan, hingga bersin, nyeri tubuh dan ditandai dengan pusing.

Baca Juga: Duh Kabar Buruk, Subvarian Baru Covid-19 Sudah Terdeteksi di Indonesia, Ternyata Ini Gejala Omicron BA.4 dan BA.5

Selain gejala-gejala tersebut tanda Omicron yang disebut memicu kenaikan jumlah kasus Covid-19 merasakan gejala seperti demam, batuk, sakit tenggorokan, sakit kepala, mual, diare, muntah, kembung, mudah lelah, sakit perut, kehilangan nafsu makan hingga badan pegal-pegal.

Demikian beberapa ciri tanda seseorang terinfeksi varian Omicron BA.4 dan BA.5, semoga bisa jadi kewaspadaaan bagi diri dan keluarga dekat.

Kasus Covid-19 di Indonesia

Melansir dari Kompas.com, di Indonesia, kenaikan kasus mulai terlihat dalam beberapa hari terakhir seiring ditemukannya subvarian Omicron BA.4 dan BA.5.

Bahkan, Indonesia mencatat angka kasus harian di atas 1.000 dalam tujuh hari berturut-turut.

Dikutip dari pemberitaan Kompas.com, Jumat (17/6/2022) Kemenkes mencatat sebanyak 20 kasus BA.4 dan BA.5 di Indonesia.

Kasus tersebut ditemukan di beberapa wilayah, termasuk:

  • Bali: 4 kasus (1 kasus BA.4 dan 3 kasus BA.5)
  • DKI Jakarta: 4 kasus di (1 kasus BA.4 dan 3 kasus BA.5)
  • Jawa Barat: 12 kasus merupakan BA.5
Menurut data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 tentang perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia, hingga Rabu (22/6/2022) pukul 12.00 WIB, tercatat penambahan 1.985 kasus baru Covid-19.

Sehingga, total kasus Covid-19 di Indonesia saat ini mencapai 6.072.918 kasus terhitung sejak kasus pertama diumumkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2 Maret 2020.

Sedangkan jumlah kasus kematian akibat Covid-19 pada periode 21-22 Juni 2022 ada 2 kasus, dengan demikian kasusnya kini mencapai 156.702 kasus.

Data yang sama menunjukkan adanya penambahan pasien yang sembuh sebanyak 687 kasus.

Maka, jumlah pasien sembuh dari Covid-19 di Indonesia mencapai 5.904.825 orang.

Baca Juga: Cuma Modal Madu Dicampur 4 Bahan Tradisional Ini, Tubuh Bebas dari Badai Omicron

(*)

Editor : Helna Estalansa

Sumber : Kompas.com, GridFame.ID

Baca Lainnya