Ditemukan Sejumlah Mayat di Dalam Sumur Penjara yang Terbengkalai, Begini Potret Menyeramkan Penjara Thailand

Rabu, 07 Oktober 2020 | 19:15
Media Drum World

Penjara di Thailand

Gridhype.id- Kengerian terpancar dari sebuah bangunan tua yang pernah difungsikan sebagai penjara di Thailand.

Penjara Thailand yang telah lama terbengkalai ini berhasil diabadikan dalam sebuah potret mengerikan yang diambil oleh salah seorang guru TIK asal Amerika, Dax Ward (39).

Ia beruntung bisa menjelajah kota dan berhasil masuk ke dalam dan melihat kondisi penjara Thailand tersebut.

Padahal, masyarakat asli sana justru biasanya dilarang untuk mendekati wilayah tersebut.

Baca Juga: Bawa Keluar Benda Tak Terduga dari Dalam Rahim Sang Ibu, Foto Bayi ini Langsung Viral di Media Sosial

Penjara hukuman mati itu ditutup pada 2013 namun strukturnya masih ada, dengan foto-foto yang menunjukkan sel-sel utilitarian di mana banyak tahanan akan dipaksa untuk hidup bersama.

Halamannya juga telah ditumbuhi tanaman liar dan juga ada sumur menyeramkan tempat sejumlah mayat ditemukan, diduga setelah 'bunuh diri' massal.

Ward, yang ahli dalam memotret situs-situs terbengkalai di seluruh Thailand dan Asia Tenggara, menggambarkan kematian itu sebagai hal yang 'mencurigakan'.

Baca Juga: Akal Bulus Cai Chang Pan, Gali Lubang Setiap Hari Selama 6 Jam dalam 8 Bulan Agar Bisa Kabur dari Bui

Ia juga mengatakan jumlah pasti mayat yang ditemukan di sumur itu belum pernah dirilis.

Dia berkomentar:

"Eksekusi dilakukan di sini karena merupakan fasilitas hukuman mati, dan sejumlah peristiwa mengerikan dikatakan telah terjadi di sini, termasuk 'bunuh diri' yang mencurigakan dari para narapidana di sebuah sumur air.

"Sejumlah mayat ditemukan di sumur tertentu di tempat itu, dengan bunuh diri diduga sebagai penyebab kematian.

"Melompat ke sumur sepertinya bukan cara yang optimal untuk bunuh diri. Terkadang lebih mudah untuk mendaftarkan kematian sebagai bunuh diri untuk menghindari keharusan melakukan penyelidikan.

Baca Juga: Harus Mendekam 1,5 Tahun di Penjara dan Denda 10 Juta, Lucinta Luna Mengaku Bersyukur

Penjara itu dibuka pada awal abad ke-20 dan hanya menampung narapidana pria hingga tahun 1970-an.

Kemudian, para narapidana dikirim ke pusat penahanan yang lebih baru dan lebih besar.

Penjara itu kemudian menjadi penjara khusus wanita sampai ditutup pada tahun 2013.

Ward telah menjelajahi dan mendokumentasikan lebih dari 30 lokasi terlantar di Thailand, meskipun ia ingin melihat-lihat penjara yang ditinggalkan karena dia merasa itu akan menawarkan 'suasana yang sangat berbeda dari lokasi lain'.

Dia melanjutkan:

"Penjara khusus ini beroperasi selama periode sekitar satu abad, jadi ia melihat bagian 'tamu' yang adil selama periode itu.

Baca Juga: Dengan Berani Pertanyakan Kekuasaan Raja Thailand, Gadis Muda ini Jadi Simbol Perjuangan Anak

"Setiap tempat terlantar yang saya tembak memiliki kualitas 'jika tembok ini bisa berbicara', tetapi beberapa melakukan lebih daripada yang lain, dan penjara adalah salah satu yang dindingnya akan memiliki banyak cerita.

"Saya tidak berpikir bahwa banyak dari kisah-kisah itu akan menjadi cerita bahagia.

Meskipun Ward tidak percaya pada hantu, ia mengakui penjara itu memiliki 'getaran yang sangat menyeramkan'.

Penjara dikatakan sebagai salah satu fasilitas 'yang lebih baik' dalam hal kondisi kehidupan para tahanan, meskipun Ward ragu tentang betapa nyamannya tempat itu karena bangunan-bangunan itu menyarankan para narapidana akan terkurung di dalam sel tanpa adanya privasi.

Baca Juga: Meteor Garden Versi Thailand Akan Segera Dibuat, Intip Para Pemain F4 yang Bikin Heboh Dunia Maya

Menyusul penutupan penjara pada tahun 2013, tim biksu Buddha menghabiskan satu minggu di sana berusaha untuk 'membersihkannya' dari roh-roh jahat karena 'dipahami secara luas' dalam budaya Thailand bahwa roh 'harus diperlakukan dengan rasa hormat dan kewaspadaan'.

Ward menjelaskan:

"Upacara-upacara ini kadang-kadang diadakan di lokasi untuk menenangkan roh orang-orang yang pernah tinggal di sana sehingga mereka tidak membalas dendam pada penduduk masa depan.

"Namun, ritual tujuh hari tujuh malam sangat tidak lazim, mengindikasikan bahwa ada banyak kejadian jahat di penjara selama abad operasinya."

Kejadian di penjara tentu terdengar misterius. (*)

Artikel oini telah yayang di Intisari online dengan judul,Satu Abad Digunakan Sebelum Terbengkalai, Penjara Eksekusi Mati Ini Miliki Kisah yang Seram, Ditemukan Sejumlah Mayat di Dalam Sumurnya

Editor : Ngesti Sekar Dewi

Sumber : Intisari Online

Baca Lainnya