Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Warga dengan Kriteria Berikut Ini Boleh Beraktivitas Meski Pandemi Virus Corona Belum Berakhir

Sabtu, 16 Mei 2020 | 17:15
Tangkapan layar Tribun Medan TV

Sun Plaza Medan terapkan social distancing

GridHype.ID - Tak terasa Hari Raya Idul Fitri tinggal menghitung jari.

Meski bulan Ramadan tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kini berhembuskan kabar baik di tengah pandemi virus corona.

Meski belum dapat dipastikan kapan pandemi virus corona akan berakhir, kabar gembira ini mungkin sedikit melegakan kita semua.

Baca Juga: Laku Keras Menjelang Lebaran, Kembali Terungkap Kasus Daging Sapi Palsu yang Ternyata Daging Babi, Begini Cara Bedakannya agar Tak Lagi Tertipu

Seperti yang diketahui, akibat pandemi virus corona, sektor perekonomian dunia menjadi carut-marut.

Banyak orang yang kehilangan pekerjaan lantaran adanya PHK besar-besaran.

Kini tampaknya angin segar mulai berhembus.

Dikutip dari Kompas.com, pemerintah akan memberi kesempatan warga untuk beraktivitas kembali.

Baca Juga: Coba Pertimbangkan, Pentingkah Membeli Baju Lebaran di Tengah Pandemi Covid-19 Seperti Saat Ini?

Kebijakan tersebut berlaku bagi warga berusia di bawah 45 tahun.

Warga diperbolehkan untuk beraktivitas meski pandemi virus corona atau Covid-19 masih terjadi di dalam negeri.

Hal ini dilakukan agar kelompok tersebut tak kehilangan mata pencarian.

"Kelompok ini kita beri ruang untuk beraktivitas lebih banyak lagi sehingga potensi terpapar PHK bisa kita kurangi lagi," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo lewat video conference, Senin (11/5/2020).

Baca Juga: Jadi Kue Primadona Ketika Lebaran, Ternyata Begini Trik Membuat Nastar Agar Mengkilap dan Tak Mudah Retak

Doni menyebutkan, warga yang berusia 45 tahun ke bawah tak termasuk dalam kelompok rentan.

Dari total warga yang terpapar Covid-19, tingkat kematian kelompok ini hanya 15%.

Bahkan, kerap kali kelompok ini tak memiliki gejala saat sudah terpapar virus corona.

"Kelompok muda di bawah 45 tahun mereka secara fisik sehat, punya mobilitas tinggi, dan kalau terpapar, mereka belum tentu sakit karena tak ada gejala," kata Doni.

Baca Juga: Lebaran 2020 dari Rumah, Yuk Cobain Silahturahmi Online dengan 3 Aplikasi Berikut Ini

Doni menyebutkan, kematian tertinggi datang dari kelompok usia 65 tahun ke atas, yakni mencapai 45%.

Lalu, 40% lainnya datang dari kelompok usia 46-59 tahun yang memiliki penyakit bawaan, seperti hipertensi, diabetes, paru, dan jantung.

Kalau kita bisa melindungi dua kelompok rentan ini, artinya kita mampu melindungi warga negara kita 85%," kata Doni.

Baca Juga: Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H Jatuh Pada Hari Minggu, 24 Mei 2020

Oleh karena itu, Doni mengimbau kelompok rentan ini agar tetap di rumah dan menjaga jarak dari orang lain.

Sementara kelompok non-rentan atau di bawah usia 45 tahun diberi ruang untuk beraktivitas lebih banyak lagi.

Namun, mereka tetap harus memperhatikan protokol pencegahan coronasaat beraktivitas, seperti menjaga jarak, menghindari kerumunan, menggunakan masker, dan sering mencuci tangan dengan sabun.

Baca Juga: Hadirkan Wajah Cerah Berseri Saat Lebaran dengan Rutin Pakai Masker Susu Bubuk Selama Puasa

"Ini untuk menjaga keseimbangan agar masyarakat tak terpapar virus dan juga tak terpapar PHK," kata Doni.

Artikel ini telah tayang di GridHits.ID dengan judul Kabar Gembira Menjelang Lebaran, Warga dengan Kriteria Ini Boleh Kembali Beraktivitas Seperti Semula Meski Pandemi Belum Usai(*)

Editor : Nailul Iffah

Sumber : GridHITS

Baca Lainnya