Viral Kisah KKN di Desa Penari: Raditya Dika Unggah Video Klarifikasi Hingga 4 Tempat ini Diduga Jadi Lokasi Desa Penari

Senin, 02 September 2019 | 07:00
Kolase Gridhype.id

Viral Kisah KKN di Desa Penari: Raditya Dika Unggah Video Klarifikasi Hingga 4 Tempat ini Diduga Jadi Lokasi Desa Penari

Gridhype.id – Viralnya kisah KKN di Desa Penari belakangan ini semakin membuat warganet bertanya mengenai keaslian cerita tersebut.

Awalnya kisah horor KKN Desa Penari dibagikan admin akun anonim @SimpleM81378523.

Saking viralnya, tagar #kkndidesapenari pun jadi trending topic Twitter, Jumat (30/8/2019).

Dalam kisah ini, diceritakan tentang sekelompok mahasiswa yang melakukan KKN di sebuah desa di tengah hutan dan mengalami hal mistis.

Baca Juga: 60 Tahun Sembunyikan Pekerjaannya, Istri dan Anak Terkejut Ketika Pemerintah Ungkap Identitas Lelaki ini

Sosok Bima dalam cerita 'KKN di Desa Penari' tidak lepas dari sorotan warganet.

Ia adalah salah satu tokoh yang menjadi pemicu puncak rangkaian konflik cerita KKN Desa Penari.

Oleh karena itu, banyak warganet yang penasaran dengan siapa sosok Bima itu.

Beberapa waktu lalu di media sosial sempat beredar foto seorang laki-laki yang tengah berpose di depan bangunan tua.

Banyak warganet menduga bahwa laki-laki tersebut merupakan sosok Bima.

Dalam video yang diunggah Raditya Dika melalui kanal YouTube, sang penulis mengklarifikasikan serta menegaskan jika itu tidak benar.

Baca Juga: 12 Tahun Tak Bisa Bicara, Wanita ini Terkejut Saat Tahu Dirinya Bisu Karena Benda Kecil ini Ditenggoroakannya

"Itu cuma hoax. Orang iseng yang sekadar ingin membagikan foto. Kebetulan dia ada di salah satu foto di thread yang saya jadikan penggambaran dari cerita yang saya sampaikan," kata penulis.

Kemudian dalam unggahan terbaru dari akun SimpleMan, sempat dibagikan naskah cerita KKN Desa Penari yang diduga akan dibuat novel.

Menanggapi hal tersebut para warganet, beramai-ramai mengkomentari unggahan tersebut.

"Baru aja tadi ada klarifikasinya tentang ini di youtubnya bang radityadika,masak langsung ada bukunya," demikian ditulis admin @HaNisa38144404.

Baca Juga: Ramalan Zodiak September 2019 Lengkap: Aquarius Banjir Rejeki di Bulan ini!

"Kapan terbit tuh mas? Saya tunggu banget nih," demikian ditulis admin @sandymaldini.

"Kalo bukunya dicetak bakal ada foto mereka pas jaman KKN dulu gak yah dan lokasi aslinya ??? Haduh Penasaran sekali q ini," demikian ditulis admin @zelia_summer.

"Ditulis dalam buku udah, tinggal nunggu dibikin dalam bentuk film aja ini mah," demikian ditulis admin @fauziahnadha.

"Semoga ceritanya seoriginal mungkin ya,atau kalo ditambah bumbu2nya ga berlebihan," demikian ditulis admin @Lalafitriaaaa.

Seperti yang sudah diketahui, akun Twitter @SimpleM81378523 menceritakan mengenai KKN Desa Penari yang horor.

Penulis menyebutkan meski berdasarkan kisah nyata, tapi ia tak mau menyebut lokasi di mana kejadian tersebut.

Baca Juga: 10 Tanda Pada Kaki ini Bisa Tunjukkan Masalah Kesehatan Serius, Mulai dari Diabetes Hingga Jantung!

Begitu juga nama-nama mahasiswa KKN yang disamarkannya.

Diceritakan, ada 6 mahasiswa yang berasal dari sebuah perguruan tinggi di Kota S melakukan KKN di sebuah daerah terpencil yang berada di kawasan timur Provinsi Jawa Timur pada akhir tahun 2009.

Dialog dalam cerita tersebut menggunakan bahasa Jawa.

Selain itu, penulis juga menyertakan terjemahannya dalam bahasa Indonesia.

Enam mahasiswa angkatan 2005/2006 tersebut yakni Widya, Nur, Ayu, Bima, Wahyu, dan Anton.

Kota S diyakini oleh netizen yakni adalah Surabaya.

Simpang siur akan informasi lokasi yang beredar di linimasa, admin akun @SimpleM81378523 kemudian memberikan konfirmasi terkait cerita KKN di Desa Penari pada 26 Agustus 2019 lalu.

Singkatnya, admin akun @SimpleM81378523 menjelaskan jika cerita tersebut adalah cerita dari teman ibunya.

Setelah dibahas, admin akun @SimpleM81378523 membungkus cerita tersebut menjadi narasi yang panjang dan nyaman untuk dibaca.

Admin akun @SimpleM81378523 juga menegaskan jika dirinya merasa bersalah telah membahas atau membuat teka-teki lokasi Desa Penari tersebut.

Admin akun @SimpleM81378523 berharap jika rahasia dan teka-teki dalam cerita biarlah menjadi rahasia.

Bahkan foto yang sempat dia unggah bukan berarti foto lokasi sebenarnya.

Baca Juga: Nekat Buka Dompet Ayahnya yang Baru Meninggal, Wanita Ini Ungkap Rahasia 'Gelap' yang Ditutup Puluhan Tahun

Dugaan Lokasi KKN

Salah satu yang menjadi pertanyaan warganet adalah dimana lokasi KKN dalam cerita KKN di Desa Penari.

Dalam cerita itu, Desa Penari disebutkan berada di sebuah hutan di Jawa Timur.

Warganet pun menduga-duga lokasi hutan itu.

Berikut sejumlah tempat yang kemungkinan menjadi lokasi dalam cerita KKN di Desa Penari.

Baca Juga: Syahrini Diusir Petugas Saat Lagi Asik Nonton Aladdin Bareng Reino Barack dan Keluarga Karena Hal

  1. Taman Nasional Alas Purwo
TN Alas Purwo berlokasi di Kecamatan Tegaldlimo dan Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Alas Purwo juga merupakan wilayah Taman Nasional Alas Purwo yakni taman nasional yang terletak di Kecamatan Tegaldlimo dan Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia

Hutan ini berada di ujung timur Pulau Jawa, luasnya 43.420 Ha.

Banyak yang menyebut, Alas Purwo konon merupakan kerajaan jin, tempat di mana semua makhluk halus berkumpul.

Beberapa situs menuliskan bahwa jika sekali tersesat di dalamnya, maka dijamin tidak akan pernah bisa keluar lagi.

Kalau pun berhasil, maka hidupnya akan penuh sial.

Menariknya, Alas Purwo juga pernah dikaitkan dengan nama Presiden Soekarno.

Soekarno disebut-sebut pernah menghabiskan waktunya untuk bersemedi di sebuah gua di sana.

Namun, kabar ini tak pernah terverifikasi.

Baca Juga: Kisah KKN di Desa Penari Viral, Pengunggah Cerita Beri Klarifikasi Hingga Minta Maaf

  1. Alas Gumitir
Gunung Gumitir merupakan sebuah gunung di perbatasan Kabupaten Jember dengan Kabupaten Banyuwangi.

Lokasinya di Kecamatan Silo dan Kecamatan Kalibaru.

Wikipedia menuliskan gunung ini terkadang juga disebut dengan nama Gunung Mrawan.

Ada catatan bahwa sejak zaman dulu, jalan raya di Gunung Gumitir telah menjadi jalur penghubung terpendek antara Kabupaten Jember dan Kabupaten Banyuwangi.

Gunung Gumitir dipilih sebagai jalur penghubung, karena memiliki ketinggian paling rendah di antara deretan pegunungan yang lain, dari Gunung Raung (utara) hingga Gunung Kidul (selatan).

  1. Alas Dadapan
Masih menurut catatan di Wikipedia, wilayah Desa Dadapan didominasi lahan pertanian.

Di dekat perkampungan, bagian barat jalan raya, terdapat gudang-gudang bekas pabrik yang tidak berfungsi menyusul dinonaktifkannya Jalur Kereta Api Kabat-Banyuwangi Lama.

Di wilayah bekas rel ini juga masih terdapat bangunan Stasiun Dadapan yang kini beralih fungsi menjadi rumah warga.

Perkampungan warga Desa Dadapan terletak pada susunan gang-gang kecil yang terhubung satu sama lain.

Namun selain itu, terdapat satu jalan yang cukup besar yang digunakan untuk menuju ke Desa Pondoknongko dan Desa Sukojati.

Selain itu, di perbatasan menjelang Desa Kedayunan terdapat banyak perumahan dan sebuah rest area bernama Istana Gandrung.

Baca Juga: Sosok M Adam, Gembong Narkoba yang Kekayaannya Capai Rp 12,5 Triliun dan Lolos dari Hukuman Mati

  1. Rowo Bayu
Banyak dari warganet yang menebak lokasi KKN diadakan, bahkan ada yang membuat investigasi dengan mengunjungi salah satu lokasi yang diduga kuat yakni Rowo Bayu.

"Ada video yang di-upload di YouTube tentang investigasi lokasi Desa Penari ke daerah Rowo Bayu, bagaimana tanggapan dari SimpleMan?" kata Raditya Dika bertanya sebagaimana dalam unggahannya melalui YouTube, Jumat (30/8/2019).

Atas hal tersebut, soal lokasi Rowo Bayu, lokasi yang sering dikait-kaitkan dengan lokasi KKN di Desa Penari, admin akun @SimpleM81378523 beri jawaban tegas bahwa lokasi tidak ada hubungannya dengan Rowo Bayu.

"Saya tegaskan bahwa kejadian ini tidak ada hubungannya dengan Rowo Bayu. Jadi untuk temen-temen dimohon kebijaksanaan, ada yang harus saya jaga salah satunya adalah amanat. Semoga klarifikasi saya membuat teman-teman tidak mengkaitkan dengan Rowo Bayu," kata admin akun @SimpleM81378523.

Kemudian dalam akun YouTube Raditya Dika, admin akun @SimpleM81378523 mengaku menyesal dan meminta maaf atas viralnya kisah yang seharusnya disembunyikan serta meminta maaf jika atas viralnya kisah KKN di Desa Penari termasuk orang yang dia jadikan narasumber yang juga merasa terganggu akan viralnya kisah dia.

Baca Juga: Seperti Desa Penari, di Amerika Terdapat 'Desa Terkutuk' Siapa pun yang Nekat Tinggal Akan Berakhir Tragis

Admin akun @SimpleM81378523 tak menyangka bahwa tulisannya akan menghebohkan warganet.

Ia tidak mempunyai niat apapun hanya ingin mengangkat cerita tersebut menjadi pembelajaran mahasiswa yang ingin melakukan KKN agar selalu menjaga tatakrama dan menjunjung tinggi adat istiadat setempat.

"Dimana bumi dipijak, di situ langit dituju. Saya pribadi mohon maaf bila menyinggung cerita ini menimbulkan kehebohan yang awalnya tidak saya sangka sebelumnya. Dan saya sebagai penulis semoga ada hikmah yang bisa diambil dari cerita ini," kata admin akun @SimpleM81378523.

Admin akun @SimpleM81378523 juga memberi tanggapan terkait jawaban dari netizen yang menebak-nebak soal lokasi.

Admin akun @SimpleM81378523 pun akhirnya menjawab jika ada tebakan netizen yang menjawab benar, tidak lebih menjelaskan lebih lanjut lagi.

"Dan bila ada pertanyaan apakah ada tebakan yang benar, saya cuma akan menjawab ada," kata admin akun @SimpleM81378523.(*)

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul“Viral KKN Desa Penari, Hoax Foto Bima Teman Widya dan Nur, 3 Diduga Lokasi Asli dan Terkait Soekarno.”

Editor : Ngesti Sekar Dewi

Sumber : tribunnews

Baca Lainnya