Gridhype.id- Ustaz Abdul Somad (UAS) baru saja membagikan kabar kurang menyenangkan.
Bagaimana tidak, dirinya menyebut bahwa telah dideportasi dari Singapura.
Peristiwa tersebut dibagikannya melalui media sosial miliknya @ustadzabdulsomad_official.
UAS yang kala itu tampak mengenakan pakaian koko, topi, serta masker berwarna putih berada pada sebuah ruangan.
Ruangan tersebut terlihat tidak biasa lantaran bagian atasnya terdapat penutup semacam kawat kotak-kotak.
Melalui captionnya, dirinya menyebut bahwa bahwa ia tengah berada di ruangan sempir berukuran 1x2 meter.
Mengejutkan, dirinya mengatakan bahwa ruangan tersebut adalah sebuah penjara imigrasi.
“UAS di ruang 1x2 meter seperti penjara di imigrasi, sebelum dideportasi dari Singapore,” jelasnya dilansir dari Tribun Seleb.
Melalui sebuah wawancara, dirinya membenarkan bahwa mengalami deportasi dari SIngapura.
“Info bahwa saya dideportasi dari Imigrasi Singapura itu shahih, betul, bukan hoax,” jelasnya.
Dirinya lantas menjelaskan kronologi peristiwa yang dialaminya.
“Sampai di Pelabuhan Tanah Merah (Singapura) sekitar jam 1.30 waktu Indonesia, karena jam tidak saya ubah,” ujarnya.
Pihak imigrasi terkait diduga tidak bisa memberikan penjelasan mengapa dirinya dideportasi.
“Pegawai Imigrasi tidak bisa menjelaskan. Jadimungkin yang bisa menjelaskan Ambassador of Singapore in Jakarta,” ujarnya.
Kejadian kurang mengenakkan itu hanya dialami oleh dirinya.
Pasalnya, anggota keluarga lain tidak mendapatkan perlakuan yang sama.
“Satu jam saya di ruangan kecil itu. Barulah digabungkan dengan kawan saya dan ustazah di tempat ramai,” tambahnya.
Setelah itu, UAS akhirnya dipulangkan dengan menggunakan kapal terakhir.
Berkaitan dengan hal tersebut, Duta Besar RI untuk Singapura memberikan bantahannya.
Menurut informasi yang diperoleh dari Otoritas Imigrasi dan Pemeriksaan (ICA), UAS tidak dideportasi.
Ustaz Abdul Somad dideportasi Singapura. Rupanya sang ulama pernah diusir dari negara ini. Foto kondisi UAS viral.
Namun, sang ustaz belum memenuhi izin berkunjung ke Singapura.
“Informasi yang saya dapatkan dari ICA, UAS tidak diizinkan untuk masuk Singapura karena tidak memenuhi kriteria warga asing berkunjung ke Singapura,” jelasnya.
“Jadi tidak dideportasi karena beliau belum masuk Singapura,” tambahnya.
(*)