Find Us On Social Media :

Pasang Judul Kelewat Vulgar, Konten YouTube Atta Halilintar Diprotes Warganet Hingga Kena Semprot KPAI: Hanya Mengejar Popularitas

Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah

Sontak saja, dua akun anonim Twitter mengunggah tangkapan layar thumbnail ini dengan nada cibiran.

Baca Juga: Selama Ini Dikubur Rapat dari Sang Suami, Aurel Hermansyah Akhirnya Bongkar Rahasia Besarnya Setelah Hidup Bersama Atta Halilintar

"Pentingkah?" tulis @tubirfess.

"Wow tau sendiri kan, sebagian besar fans atta sm aurel tuh anak di bawah umur...," tulis @AREAJULID.

Sampai ada netizen yang melaporkan konten Atta itu sebagai konten seksual.

Baca Juga: Disinggung Soal Wanita Lain Selain Aurel Hermansyah dalam Rumah Tangganya, Atta Halilintar Berikan Jawaban Ini, Ramalan Mbak You Terbukti?

"Pernikahan nya sampe dihadiri org nomor 1 negeri tp konten nya begini. Mikir gak kalo pengikutnya gak semua cukup umur? Gak iri cuma ini cringe," ungkap @clairthemoon.

"Heh apa gak malu? Ya walopun (mungkin) isi kontennya klikbait ttp aja ih itu thumbnailnya geleuh," kecam @Cobalagi3kali.

Akhirnya, thumbnail dan judul sudah direvisi jadi berbunyi: Menuju ATTA AUREL punya BABY.

Sementara itu, mengutip tribunnewsmaker.com, protes netizen rupanya sudah sampai ke telinga KPAI.

Baca Juga: Aurel Hermansyah Putuskan Tutup Aurat Setelah Dipinang Atta Halilintar, Begini Tanggapan Anang Hermansyah dan Ashanty Terkait Perubahan Drastis Sang Putri

Terkait judul tersebut, Ketua KPAI, Susanto meminta konten yang ditampil oleh para kreator harus bersifat positif dan ramah anak.

"Kepada Youtuber andal, kami imbau agar membuat konten yang positif dan ramah untuk anak," ujar Susanto saat dihubungi awak media pada Rabu (5/5/2021).

"Hindari menggunakan narasi-narasi yang mengarah ke hal-hal yang negatif dan belum waktunya dilihat oleh usia anak. Ini tak dibenarkan," imbuhnya.

Baca Juga: Tak Pernah Bersua dengan Aurel Hermansyah Sejak Menikah dengan Atta Halilintar, Anang Hermansyah Singgung Soal Tabiat Sang Mantu: Pokoknya Aku...

Ia mengingatkan para kreator memberikan cotoh yang baik khususnya anak-anak di bawah umur.

"Youtuber, jadilah contoh terbaik untuk anak. Jangan hanya mengejar popularitas kemudian mengorbankan masa depan mereka," tandasnya.

(*)