Find Us On Social Media :

Meski Sudah Divaksin Covid-19, Sri Mulyani Mewanti-wanti Masyarakat untuk Tidak Terlena, Muncul Gelombang Ketiga?

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

Pemerintah sudah menyiapkan anggaran vaksinasi lebih dari Rp 54 triliun.

Di luar anggaran vaksinasi, otoritas fiskal pun mengalokasikan dana untuk 3T. Secara total, anggaran kesehatan dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional mencapai Rp 172 triliun.

Hal ini bertujuan untuk memberikan dukungan sangat kuat bagi tim di bidang kesehatan agar bisa menangani Covid-19, sehingga perlu diberikan insentif kesehatan.

Baca Juga: Tak biasa, Pria Ini alami Ruam di Seluruh Tubuh Usai Menerima Vaksinasi Covid-19, Berikut Cara Ampuh Minimalisir Efek Sampig Vaksin

"Dan berbagai macam dukungan bagi alat-alat testing, tracing, dan treatment atau pengobatan yang mengambil resources yang cukup besar. Di luar itu, kita juga masih anggarkan vaksinasi," papar Ani.

Di sisi lain, Bendahara Negara itu perlu memperkecil defisit fiskal yang tahun lalu melebar di atas 6 persen. Tahun ini, pemerintah akan memperkecilnya menjadi 5,7 persen.

Pihaknya berharap, ekonomi akan mulai tumbuh seiring dengan masifnya beragam insentif yang digelontorkan.

Baca Juga: Punya Efek Samping yang Jarang tapi Parah, Komisi Vaksin Asal Jerman Sarankan Pakai Produk Vaksin Covid-19 Berbeda untuk Dosis Kedua Usai Suntikan Vaksin AstraZeneca

Dia berharap segala kegiatan sosial ekonomi akan mampu bergerak sehingga pertumbuhan ekonomi kuartal II 2021 membaik.

"Ini yang diharapkan (ekonomi membaik) pada kuartal II setelah kita pada kuartal I sempat melakukan PPKM yang cukup ketat dengan peningkatan kasus pada Januari - Februari. Tadi saya sampaikan kita tidak boleh terlena," pungkas Ani.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ada Gelombang Ketiga, Sri Mulyani Ingatkan Tak Terlena Meski Sudah Vaksin"

(*)