Jadi Wanita Paling Berbahaya di Penjara Inggris, Pembunuh Berantai ini Gunakan Kecantikannya Untuk Pikat Para Korban

Selasa, 14 Juli 2020 | 10:15
tyla.com

Pembunuh berantai wanita

Gridhype.id-Kisah pembunuh berantai memang selalu bikin bulu kuduk berdiri.

Seperti kisah pembunuh berantai berikut ini, yang memanfaatkan kecantikannya untuk memikat para korban.

Joanna Dennehy paham betul bila dirinya memiliki kecantikan fisik serta pesona yang membuatnya mudah memikat pria.

Baca Juga: Berawal dari Kasus Pembunuhan Kekasihnya Sendiri, Polisi Justru Temukan Ratusan Tulang Manusia di Kolam Milik Pria ini, Terungkap Fakta Mengerikan Dibaliknya

Sayangnya Joanna Dennehy menggunakan kecantikan dan daya pikatnya untuk menjadi seorang pembunuh berantai.

BahkanJoanna ini disebut sebagai wanita paling berbahaya di penjara Inggris.

Joanna Dennehy telah dinyatakan bersalah melakukan pembunuhan terhadap tiga pria sekaligus, yaitu Lukasz Slaboszewski (31), Kevin Lee (48) dan John Chapman (56).

Belum cukup dengan tiga korbannya, dia melakukan dua kali percobaan pembunuhan.

Baca Juga: 4 Pemutih Pakaian ini Bisa Kita Sulap Jadi Cairan Disinfektan Untuk Sterilkan Rumah dari Virus Corona, Begini Caranya

Akibat perbuatannya itu, dia harus menghabiskan sisa hidupnya di balik jeruji pada tahun 2014.

Meski sudah di dalam sel, Dennehy ternyata masih terus berusaha menjerat korbannya menggunakan surat cinta yang ditulisnya.

Hal itu diungkap dalam sebuah film dokumenter berjudul Johanna Denney: Serial Killer yang ditayangkan di ITV pada Kamis (18/4/2019) malam waktu setempat.

Mengutip Mirror, Selasa (14/07/2020), film tersebut mengungkap bagaimana Dennehy memikat korban dari sel penjara HMP Bronzefield, Surrey.

Baca Juga: Remaja yang Tega Habisi Nyawa Bocah 5 Tahun ini Sering Gambar Sketsa yang Dianggap Mengerikan, 7 Gambar Para Psikopat Dunia ini Juga Bisa Bikin Bulu Kuduk Berdiri

Pembunuh berantai itu disebutkan pernah melamar satu di antara pria yang menyukainya melalui surat pada 2014.Namun di saat yang bersamaan, dia juga menulis surat cinta kepada pria lain.

Pembawa acara, Susanna Reid mengaku pernah membaca surat-surat cinta yang ditulis Dennehy di dalam sel.

"Saya telah melihat surat-surat yang telah ditulisnya kepada para pria di luar penjara."

"Dia memenangkan hati mereka dengan detail-detail intim tentang hidupnya dan menggoda mereka."

"Sepertinya Joanne Dennehy mungkin tidak pernah berhenti memanipulasi pria," kata Susanna Reid.

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Mengerikan di Jepang, 19 Orang Disabilitas Dibunuh Sang Pelaku Bahkan Tak Merasa Bersalah dan Melakukannya demi Masyarakat

Pengacara sidang Dennehy, Michael Proctor bahkan mengakui daya tarik kliennya itu.

"Aku pikir dia memang memiliki daya tarik magnetis dan aku kira aku bisa melihat mengapa pria merasa tertarik padanya," kata Michael Proctor.

Proctor lanjut mengaku sempat terpesona oleh kharisma wanita berusia 31 tahun itu.

"Dia memiliki selera humor dan karismatik," ungkapnya.

Susanna Reid yang melihat rekaman CCTV di ruang tahanan Dennehy pun langsung bergidik.

Baca Juga: Selama 17 Tahun Cari Pelaku Pembunuh Suaminya, Wanita ini Berhasil Tangkap 4 dari 5 Pelaku, ini yang Ia Lakukan Pada Sang Pembunuh

"Dia tidak menunjukkan penyesalan, dia senang dengan apa yang dilakukannya."

"Sangat mengerikan untuk menonton, karena dia di sana hanya memainkan rambutnya dan menggoda para petugas," kata dia.

Reid lantas menyebut Dennehy sebagai seorang psikopat.

Pembaca acara tersebut sempat menemui seorang teman sekolah Dennehy di Hertfordshire, Vicki Greenwood.

Greenwood menceritakan bagaimana perilaku Dennehy yang berubah saat beranjak remaja.

Dia sering memaksa laki-laki untuk melakukan sesuatu untuknya.

"Jika mereka tidak melakukannya, dia akan menamparnya. Dia sangat manipulatif," katanya. (*)

Artikel ini telah tayang di Grid.ID dengan judulDisebut Wanita Paling Berbahaya di Penjara, Pembunuh Berantai Joanna Dennehy Pikat Para Korbannya dengan Wajah Cantik dan Surat Cinta

Editor : Ngesti Sekar Dewi

Sumber : Grid.ID

Baca Lainnya