Viral Dokter Spesialis Paru Ajak Berjemur Agar Terhindar dari Virus Corona, Berikut Waktu dan Lokasi yang Tepat

Sabtu, 21 Maret 2020 | 20:00
Freepik

(ilustrasi)

GridHype.ID - Wabah virus corona hingga kini masih menjadi perhatian publik.

Berbagai pencegahan dilakukan baik oleh pemerintah maupun diri kita sendiri.

Baru-baru ini tengah viral sebuah video berisi kampanye pencegahan Covid-19 yaitu dengan cara berjemur agar terhindar dari virus tersebut.

Ajakan ini diserukan oleh seorang dokter spesialis paru di salah satu rumah sakit swasta di Bekasi, Dr. Vinci Edy Wibowo, Sp.P.

Baca Juga: Kena Karma, Bohongi Istri dan Pergi Liburan Bareng Selingkuhannya ke Italia, Pria Ini Malah Kena Corona

Dalam video amatir berdurasi sekitar satu menit itu, Dr. Vinci mengajak semua masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat dengan rutin berjemur setiap hari.

Sebab, penyebaran virus corona masih sulit dicegah jika hanya dengan cuci tangan dan menggunakan masker saja.

Mendapatkan sinar matahari yang cukup juga perlu agar daya tahan tubuh tetap bagus.

"Saya Dr. Vinci spesialis paru, mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk selalu berjemur untuk melawan virus corona. Karena saat ini virus itu sudah menyebar kemana-mana. Terutama di kalangan kesehatan,"

Baca Juga: Jaga Kebersihan Diri Guna Cegah Corona dengan Bersihkan Ponsel Secara Rutin, Begini Caranya

"Apabila anda kurang berjemur maka daya tahan tubuh anda akan sangat lemah. Kenapa banyak kesehatan yang sakit? Karena salah satunya kurang matahari,"

"Ternyata virus itu susah sekali dicegah. Dengan cuci tangan dan masker pun masih ada kesempatan virus masuk ke tubuh kita. Sayang sekali kalau kita tidak berjemur," paparnya dalam video.

Untuk kapan waktu yang bagus untuk berjemur sendiri sebenarnya tidak ada patokan pasti.

Namun dari yang disampaikan oleh Dr. Vinci di kanal Youtube TvOne, waktu yang terbaik untuk berjemur adalah ketika matahari terik.

Baca Juga: Mulai dari Hal Kecil, Cegah Virus Corona dengan Hindari 5 Kebiasaan Buruk yang Bikin Kita Cepat Lelah

"Untuk penelitiannya banyak yang menyatakan justru jam 11 sampai jam 12 siang," tuturnya.

Namun Dr. Vinci agaknya kurang setuju karena kebanyakan orang juga akan malas ketika diharuskan berjemur ketika matahari sedang berasa di puncaknya.

"Tapi saya tidak setuju dan saya yakin orang pun pada males,"

Menurut Dr. Vinci berjemur bisa dilakukan kapan saja asal matahari terik, yaitu diatas jam 8 dan kurang dari jam 4 sore.

Baca Juga: Kisah Pilu Akibat Virus Corona, Balita Satu Tahun ini Ditemukan Mati Kelaparan di Kota yang di Karantina

"Intinya matahari terik. Matahari terik itu di atas jam 8 (pagi). Ya kalau jam 12 mau (berjemur) mungkin bisa. Sampai jam 4 sore,"

"Kalau jam 7 pagi atau jam 5 sore ya tidak efektif," beber Dr. Vinci.

Kemudian untuk tempat berjemurnya sendiri idealnya dilakukan di rumah atau taman yang jauh dari polusi.

Karena seperti kita tahu, berjemur di ruang terbuka di beberapa kota besar tidak mudah dilakukan karena banyaknya asap dan polusi yang mengintai setiap saat.

Baca Juga: Pemerintah Langsung Lakukan Tes Virus Corona Masal, Achmad Yurinato: Orang yang Berisiko Kisaran 600.000 hingga 700.000 Orang

Dikhawatirkan bukannya sehat malah nanti jadi tambah sakit.

"Jangan berjemur di tempat yang berpolusi, kalau di perumahan di dalam rumah atau di taman kan bisa," ungkap Dr. Vinci.

Sebagai tambahan informasi, Dr. Vinci adalah seorang dokter spesialis paru di salah satu rumah sakit swasta di Bekasi.

Kabar terbaru menyebutkan ia sedang menjalani masa isolasi usai merawat pasien suspect corona.

Baca Juga: Ilmuwan Sebut Jika Golongan Darah A Lebih Mudah Terinfeksi Virus Corona, Sedangkan Golongan Darah Ini Ditemukan Lebih Kebal

Dr. Vinci pun masih tidak tahu pasti sampai kapan harus menjalani isolasi.

Oleh karena itu ia berusaha tetap membantu masyarakat dengan menyebarkan pesan positif.

Sebab, kebanyakan pasien yang dia tangani, khususnya yang mengeluhkan batuk dan pilek kebanyakan dipengaruhi oleh salah satunya kurang asupan sinar matahari.

"Untuk pasien yang batuk pilek secara berulang ya itu salah satu penyebabnya karena kurang matahari," tandasnya.

Baca Juga: Sesumbar Ingin Sebarkan Corona ke Diskotik, Namun Nahas Begini Kondisi Pria Jepang Penyebar Covid-19 Itu

Lebih lanjut, Dr. Vinci mengatakan siap kembali bertugas ketika kondisinya sudah dinyatakan negatif corona.

"Insya Allah kalau memang negatif saya akan kembali bertugas lagi," katanya.

Artikel ini telah tayang di Grid.ID dengan judul Tak Banyak Orang Tahu, Ganasnya Virus Corona Bisa Ditangkal Pakai Sinar Matahari, Inilah Jam-jam yang Pas untuk Berjemur Sesuai Anjuran Dokter Spesialis Paru!

(*)

Editor : Linda Fitria

Sumber : Grid.ID

Baca Lainnya