GridHype.ID - Kasus pemerkosaan oleh Reynhard Sinaga masih terus jadi pembicaraan orang.
Hal ini karena besarnya kejahatan yang Reynhard lakukan dua tahun lalu di Inggris.
Melansir laman Telegraph, Reynhard dinyatakan bersalah setelah melakukan aksi pemerkosaan terhadap laki-laki selama 2,5 tahun.
Baca Juga: Dokter Boyke Ikut Komentari Kasus Predator Seks Reynhard Sinaga, Sebut Motif Kuat Karena Kepuasan
Tindak kejahatan itu diketahui berlangsung mulai dari 1 Januari 2015 hingga 2 Juni 2017.
Karena aksi bejatnya, Reynhard pun langsung masuk penjara dan divonis hukuman seumur hidup oleh Pengadilan Manchester.
Namun, meski dijatuhi hukuman berat, Reynhard disebut santai dan tidak menunjukkan penyesalan.
Padahal tindak kejahatan itu sudah terbukti usai video yang ada di ponselnya terbongkar 2017 lalu.
Mengulik lebih dalam soal kasus Reynhard sendiri, pengakuan mengejutkan juga dibongkar calon korban sang predator seks.
Adalah Michael Crompton, pria berusia 26 tahun yang nyaris saja menjadi korban Reynhard.
Baca Juga: Dicap Sebagai Predator Seks, Dokter Boyke Sebut Reynhard Sinaga Punya Ketertarikan pada Wanita
Melansir laman BBC, Crompton hampir saja jadi korban setelah dirinya diajak ke flat Reynhard.
Kejadian bermula saat ponsel Crompton habis padahal ia harus segera menghubungi temannya.
Melihat kesempatan itu, Reynhard yang sudah menunggu di luar club malam menawarinya untuk pergi ke flat dan mengisi daya ponsel di sana.
Merasa sangat butuh, akhirnya Crompton mengiyakan dan segera pergi ke flat Reynhard.
"Saya awalnya berpikir aneh mengapa dia menawari saya ke flatnya, tapi karena dia tidak terlihat berbahaya jadi saya menerima tawarannya," ucap Crompton.
Crompton lalu menceritakan kondisi di flat Reynhard dan perilaku tersangka saat di sana.
"Saya pergi bersamanya ke flat, dan terlihat cukup bagus dan rapi. Lalu dia menawari saya minuman, tapi saya berpikir itu aneh karena dia sedang mabuk. Lalu saya menolaknya," tutur Crompton pada BBC.
Crompton menolak tawaran Reynhard karena menganggap laki-laki itu aneh dan agak menyeramkan.
"Dia agak menyeramkan. Sesuatu memberitahuku bahwa aku harus pergi dari sana. Dan saat itu ponselku sudah terisi jadi aku pergi keluar," lanjut Crompton.
Mengetahui saat ini Reynhard telah ditangkap atas 136 kasus perkosaan, Crompton pun sangat bersyukur dulu memilih untuk pergi.
"Saat aku mengingat hal itu lagi, aku benar-benar berpikir beruntungnya aku dulu melarikan diri," pungkas pria yang kini bekerja sebagai teknisi cahay dari Whitefield itu.
(*)